Tools Development
Halaman ini memandu instalasi semua tool yang dipakai sepanjang materi: Node.js, pnpm, Git, code editor, dan Foundry. Kerjakan berurutan, dan verifikasi tiap langkah sebelum lanjut.
Foundry dan sebagian besar tool di halaman ini dibuat untuk lingkungan Unix. Di Windows, kamu harus memasang WSL2 dulu dan mengerjakan semua langkah di dalamnya — bukan di PowerShell/CMD. Lihat bagian 0.
0. Pengguna Windows — Pasang WSL2 Dulu (Wajib)
Pakai macOS atau Linux? Lewati bagian ini, langsung ke bagian 1.
Foundry tidak punya build native Windows yang resmi — install script-nya bash, dan toolchain-nya (forge, cast, anvil) memang dirancang untuk lingkungan Unix. Banyak tool lain (nvm versi bash, beberapa package native) juga sama. Cara yang benar dan didukung di Windows adalah lewat WSL2 (Windows Subsystem for Linux): kamu menjalankan Ubuntu di dalam Windows, dan semua langkah di halaman ini dikerjakan di terminal Ubuntu itu, bukan di PowerShell atau CMD.
Pasang WSL2
-
Buka PowerShell sebagai Administrator (klik kanan ikon PowerShell → "Run as administrator").
-
Jalankan:
wsl --installPerintah ini memasang WSL2 beserta Ubuntu secara default.
-
Restart komputer bila diminta.
-
Setelah restart, buka aplikasi Ubuntu dari Start Menu. Tunggu proses setup selesai, lalu buat username & password Linux (catat password-nya — dipakai untuk perintah
sudo).
Sekarang kamu punya terminal Ubuntu. Semua perintah di bagian 1–5 di bawah dijalankan di terminal Ubuntu ini.
Hal Penting Saat Pakai WSL
- Simpan project di filesystem Linux (mis. di
~/projects/...), bukan di/mnt/c/Users/.... Project di drive Windows (/mnt/c) jauh lebih lambat saatpnpm install/forge build. - VS Code: install VS Code di Windows seperti biasa, lalu pasang ekstensi "WSL" (dari Microsoft). Dari terminal Ubuntu, di dalam folder project, jalankan
code .— VS Code akan terbuka dalam mode "tersambung ke WSL", dan semua ekstensi (Solidity, ESLint, dll) jalan di sisi Linux. - Update WSL sesekali: dari PowerShell jalankan
wsl --update. - Kalau
wsl --installgagal: pastikan Windows kamu cukup baru (Windows 10 versi 2004+ atau Windows 11), fitur "Virtual Machine Platform" aktif, dan virtualization enabled di BIOS. Detail troubleshooting: dokumentasi WSL Microsoft.
Alternatif tanpa WSL (tidak disarankan): ada nvm-windows untuk Node, tapi Foundry tetap bermasalah di Windows native. Sebagian besar materi dan starter repo mengasumsikan lingkungan Unix/WSL — pakai WSL akan menghemat banyak waktu.
1. Node.js (v22) lewat nvm
Kita pakai nvm (Node Version Manager) supaya gampang ganti-ganti versi Node.
# install nvm
curl -o- https://raw.githubusercontent.com/nvm-sh/nvm/v0.40.1/install.sh | bash
# tutup & buka ulang terminal, lalu:
nvm install 22
nvm use 22
Verifikasi:
node -v
# Output contoh: v22.x.x
2. pnpm
Kita pakai pnpm sebagai package manager (lebih cepat & hemat disk). Aktifkan lewat corepack yang sudah bawaan Node:
corepack enable pnpm
corepack use pnpm@10
Verifikasi:
pnpm -v
# Output contoh: 10.x.x
3. Git
Cek apakah Git sudah terpasang:
git --version
Kalau belum ada:
- macOS:
xcode-select --install(atau install lewat git-scm.com) - Linux / WSL (Ubuntu):
sudo apt update && sudo apt install git
Set identitas (sekali saja):
git config --global user.name "Nama Kamu"
git config --global user.email "email@kamu.com"
4. Code Editor
Pakai VS Code (gratis, paling banyak dukungan ekstensi). Setelah install, tambahkan ekstensi berikut:
| Ekstensi | Gunanya |
|---|---|
| Solidity (Nomic Foundation) | Syntax highlighting & autocomplete untuk Solidity |
| ESLint | Linter untuk kode JavaScript/TypeScript |
| Prettier | Auto-format kode |
| WSL (Microsoft) | Khusus pengguna Windows — biar VS Code bisa membuka folder di dalam WSL |
Editor lain (Cursor, Zed, Neovim, dll) juga boleh — sesuaikan ekstensinya.
5. Foundry
Foundry adalah toolkit untuk compile, test, dan deploy smart contract (forge, cast, anvil).
Pengguna Windows: pastikan kamu sudah menyelesaikan bagian 0 (WSL2) dan menjalankan perintah berikut di terminal Ubuntu, bukan di PowerShell.
curl -L https://foundry.paradigm.xyz | bash
# refresh shell:
source ~/.bashrc # atau ~/.zshrc kalau pakai zsh
foundryup
Verifikasi:
forge --version
# Output contoh: forge 0.2.0 (...)
Detail penggunaan Foundry — inisialisasi project, install OpenZeppelin, remappings — dibahas di Instalasi Foundry dan OpenZeppelin. Untuk persiapan ini, cukup pastikan forge --version jalan.
Ringkasan Verifikasi
Jalankan semua perintah ini (di terminal Ubuntu/WSL untuk pengguna Windows) — semuanya harus keluar versi, bukan error:
node -v # v22.x.x
pnpm -v # 10.x.x
git --version # git version 2.x.x
forge --version
Kalau semua keluar versinya, environment development kamu siap. Lanjut ke Wallet & Testnet →.