Lewati ke konten utama

Testnet & Tools Dasar

Sebelum mulai ngoding, ada tiga hal yang perlu kamu kenali secara konsep: testnet, faucet, dan block explorer. Halaman ini menjelaskan ketiganya. Langkah instalasi & setup-nya sendiri ada di section Persiapan Environment — jangan dikerjakan di sini, cukup pahami dulu apa fungsinya.

Testnet: Tempat Latihan yang Aman

Testnet adalah jaringan blockchain khusus untuk pengembangan — perilakunya sama dengan mainnet, tapi token native yang dipakai tidak punya nilai nyata dan bisa didapat gratis. Ini "staging server"-nya blockchain: kamu bisa deploy kontrak, kirim transaksi, dan bereksperimen tanpa risiko kehilangan uang.

Setiap chain EVM punya testnet-nya sendiri. Contoh:

TestnetUntuk chainChain IDBlock explorer
SepoliaEthereum L111155111sepolia.etherscan.io
Base SepoliaBase (L2)84532sepolia.basescan.org
BNB Smart Chain TestnetBNB Smart Chain97testnet.bscscan.com

Di docs ini, contoh-contoh memakai Sepolia karena itu testnet paling kanonik. Tapi yang penting bukan chain-nya — konsepnya identik di semua testnet, dan kamu bebas memakai chain EVM lain (mis. kalau workshop/bootcamp yang kamu ikuti menentukan chain tertentu). Persiapan Environment → Wallet & Testnet menyediakan tabel parameter beberapa testnet umum sebagai rujukan.

Faucet: Keran Test Token

Untuk mengirim transaksi (termasuk men-deploy kontrak), kamu butuh sedikit token native untuk membayar gas. Di testnet, token ini gratis — kamu ambil dari faucet ("keran"): kamu tempel alamat wallet-mu, faucet mengirim sejumlah kecil token testnet.

Karena kadang satu faucet sedang kosong atau rate-limited, biasanya ada beberapa pilihan faucet untuk tiap testnet. Daftar faucet (Sepolia & beberapa chain lain) beserta cara klaimnya ada di Persiapan Environment → Wallet & Testnet.

Block Explorer: DevTools untuk Blockchain

Block explorer adalah situs untuk "meng-inspect" apa yang terjadi di blockchain — mirip tab Network di Browser DevTools. Tiap chain punya explorer-nya sendiri (Etherscan untuk Ethereum, Basescan untuk Base, BscScan untuk BNB Smart Chain), dengan tampilan & fitur yang mirip.

Di situ kamu bisa:

  • Melihat detail setiap transaksi (pengirim, penerima, gas yang dipakai, status sukses/gagal, event yang di-emit)
  • Melihat saldo dan riwayat sebuah address
  • Membaca source code smart contract yang sudah di-verify
  • Memverifikasi bahwa transaksi/kontrak kamu benar-benar tercatat on-chain

Kamu akan sering membukanya saat debugging — bookmark explorer untuk chain yang kamu pakai.

Tools yang Akan Dipakai (Gambaran)

Selain wallet & block explorer, ini tools utama yang akan kamu pasang dan pakai di materi-materi berikutnya:

ToolFungsiDibahas detail di
Foundry (forge, cast, anvil)Compile, test, deploy smart contractPersiapan Environment (install) & Writing First Contract → Foundry & OpenZeppelin (penggunaan)
OpenZeppelin ContractsLibrary kontrak yang sudah diaudit (ERC20, Ownable, ReentrancyGuard, dll)Writing First Contract
Node.js + pnpmRuntime & package manager untuk backend & frontendPersiapan Environment
viemLibrary TypeScript untuk berinteraksi dengan blockchainDeveloper Tools → Viem
wagmi + RainbowKitConnect wallet & React hooks untuk dAppFrontend
Code editor (VS Code dll)+ ekstensi SolidityPersiapan Environment

Kamu Sudah Punya Fondasinya

Selamat — kamu sudah punya fondasi konseptual untuk Web3 development:

  • Blockchain sebagai database distributed, immutable, transparan
  • Ethereum & chain EVM lain (L2 maupun L1 independen seperti BNB Smart Chain) sebagai platform komputasi dengan EVM
  • Wallet & private key sebagai sistem identitas kriptografi
  • Transaksi & gas sebagai mekanisme eksekusi dan pembayaran
  • Smart contract sebagai program yang hidup di blockchain
  • Testnet, faucet, block explorer — dengan Sepolia sebagai contoh, dan tahu bahwa polanya sama untuk chain EVM lain

Sekarang saatnya menyiapkan komputermu untuk mulai ngoding.

Lanjut ke Persiapan Environment →